Skip to main content

[RANDOM TALK] YANG ISTIMEWA DARI LEBARAN 1438 H



Assalamualaikum~ ^^

Lebaran sudah datang, yay! Selamat Idul Fitri 1438 H~ ^^

Hazuki a.k.a Mega minta maaf, ya, atas semua kesalahan baik disengaja maupun tidak. Sebagai titisan Dewi Villain, saya sadar kerap membikin kesal kalian dengan ucapan-ucapan pedas. Tolong maafkan, ya. Percayalah, saya nggak bermaksud buruk, kok. ^^

Biasanya saat lebaran begini, pesan-pesan sarat makna berseliweran. Kata-kata mutiara dan sebagainya banyak di beranda. Saya juga kepingin, sebenarnya, membuat kata-kata seperti itu. Tapi... nggak ada ide! XD

Alih-alih, saya malah keingetan lagunya Mbah Haji Rhoma Irama yang berjudul Lebaran.

Begini kira-kira lirik lagu Lebaran - Rhoma Irama kalau ditulis dalam bentuk paragraf:

Tibalah sudah pesta lebaran: hari raya Idul Fitri. Jiwa yang baru, pakaian baru cermin kebahagiaan. Sanak-saudara, handai dan taulan saling bersilaturahmi. Peluk dan cium, tangis dan tawa, saling bermaaf-maafan.

Minal 'aidin wal faizin, maafkan lahir dan batin. Minal 'aidin wal faizin, halal bihalal ya Allah, amin.

Dosa-dosa yang disengaja, hari ini mohon ikhlaskan. Dosa-dosa yang tak sengaja, di hari ini mohon hapuskan.

Di hari raya, miskin dan kaya semua sama gembira. Zakat fitrah dan zakat harta yang mempersatukan kita. Pandai-pandailah mengambil hikmah di hari raya yang mulia. Tingkatkan iman, amal, dan takwa serta perkuat ukhuwah.

Makan-minumlah sepuas hati. Namun, jangan berlebihan. Bergembiralah, berbahagialah. Namun tetap dalam iman. Bikin meriah, bikin gembira di hari raya lebaran. Kepada Allah, panjatkan syukur, jangan buka pintu setan.

Nah, dengan lirik begitu, sudah mewakili hampir semua, kan? Ada ungkapan bahagia, ucapan selamat lebaran, juga nasihat untuk self reminder. Makanya saya nggak kepikiran ide lain selain lagu Lebaran Mbah Rhoma Irama ini. :p

Btw, soal judul post di atas, yang istimewa dari lebaran tahun ini, 1438 H, adalah...

Tentu saja karena kehadiran si bocah Aryadikara. ^^

Alhamdulillah, si bocah 16 bulan aktif banget. Jalan ke sana kemari, udah pintar ngomong, bisa menghitung 1 sampai 5, dan... hafal lagu-lagu nasional dan anak-anak (meski dia cuma bisa nyanyi bagian ujung-ujung liriknya). :'D

Saking hafalnya sama lagu-lagu, setiap lihat atau dengar apa pun yang ada lagunya, Aryadikara bakal goyangin kepala ke kanan-kiri sampai badannya ikutan doyong. Kalau nyanyinya nggak sesuai dengan yang diinginkan si bocah, dia bakal terus goyangin kepala kanan-kiri sampai lagunya tepat. :'D

Ada kodok, minta dinyanyikan Kodok Ngorek. Lihat layang-layang, lagunya tentang layang-layang yang "kuambil buluh sebatang, kupotong sama panjang". Burung apa lagi, ada Burung Kakak Tua dan Burung Kutilang. Kalau malam lihat bintang, Bintang Kecil atau Bintang Kejora. Ambilkan Bulan saat lihat bulan. Cicak-Cicak di Dinding, Kupu-kupu yang Lucu ke mana engkau terbang, Bendera Merah Putih, Lihat Kebunku penuh dengan bunga, Tekotek Ayam Berkotek, sampai lagu dolanan berbahasa Jawa seperti Pitik Tukung, Bocah Pinter mbesok dadi apa, Dadi Presiden, dan lain sebagainya.

Nah, kalau lagu-lagu di atas (yang sebenarnya lebih banyak lagi) cukup mudah ditebak karena antara judul/tema sesuai dengan yang dilihat si bocah. Lha kalau lihat "sawah", lagu yang diminta adalah "Paman Datang". Kalau Aryadikara bilang "nyanyi-nyanyi", berarti dia minta nonton film Ambilkan Bulan tapi hanya dicuplik bagian-bagian saat nyanyi doang. Yang dia minta dari "mama, mama" adalah video lagunya Humood Alkhuder yang berjudul Lughat Al'alam. Dan... macam-macam lainnya yang bakal menuh-menuhin post ini kalau ditulis. :'D

Selain Aryadikara, yang istimewa lainnya dari lebaran 1438 H ini adalah...

Saya punya 2 (dua) buku solo yang sudah terbit, yay! \(^ ^)/

Satu kumpulan cerita anak berjudul Pelangi untuk Pelangi terbitan YCBK yang memuat 7 dongeng dan cerita anak.

Satu lagi sebuah novel hasil TATS3 Penerbit Arsha Teen berjudul Susan Ngesot Reborn yang ber-genre komedi.

Well, keduanya adalah penerbit indie, memang. Tapi, itu tidak menutup kebahagiaan, kan? Terutama jika itu pun lahir berkat sebuah kompetisi. Setidaknya, naskah benar-benar diseleksi. Nggak asal nerbitkan tulisan. Lagi pula, sekarang ini banyak juga penerbit indie yang buku-buku terbitannya benar-benar berkualitas. Bukan hanya "asal laku di pasaran" meski cerita gaje pun diterbitkan dengan alasan sudah dibaca sekian puluh ribu kali di wattpad "tanpa melihat kualitas" konten yang diterbitkan. Iya, toh? :p

Satu lagi yang istimewa dari lebaran 1438 H saya tahun ini, karena pada malam takbir saya bergadang semalaman demi menyelesaikan 5 tas rajut untuk promo lebaran tahun ini. Tidur pukul setengah 10 saat nguru-uru Aryadikara, dan bangun lagi pukul setengah 12 sampai pagi. Benar-benar, deh, ya. Habis, mau bagaimana lagi, soalnya sudah merencanakan promo ini sejak kemarin-kemarin, sih.

Ini dia penampakan kelima tas rajut itu:








Cantik-cantik, kan...? ^^
Harga? Insyaallah cukup terjangkau. ^^
Saya nggak terbiasa pasang harga terlalu tinggi. Apalagi kalau ongkirnya sudah mahal. Biasanya, justru ongkir saya bebasin atau kasih potongan. ^^

Nah, selama promo lebaran 1438 H ini, tas-tas rajut di atas cuma saya banderol seharga 180 ribu rupiah! Hemat berapa puluh ribu, coba? :D
Makanya, yuk langsung pesan aja!
WA ke 085755261079 atau mampir ke IG @safinacraftid buat lihat-lihat katalog.

Mau pesan warna/model/motif lain? Boleh~
Mau tanya-tanya dulu? Boleh banget~
Yuk, nggak perlu ragu atau malu-malu begitu. Tanya doang juga boleh, kok. ^^
Langsung WA saja, ya, 085755261079.

See you~ ^^

Comments

Popular posts from this blog

[TUTORIAL] SEPATU BEKAS JADI BARU LAGI DENGAN COVER RAJUT (FOTO STEP BY STEP)

Hai, Bunda dan Sista Rajuters~ 😊

Sesuai janji saya di grup Belajar Merajut kemarin, hari ini saya posting Tutorial Step by Step Cover Sepatu Rajut. Nggak nyangka banget, bakal dapat respons positif dari Bunda dan Sista sekalian. Saya pikir nggak ada yang tertarik, makanya saya cuma menargetkan 20 komentar "mau" untuk membuat tutorial ini. Saya nggak mau muluk-muluk. Bagaimanapun, saya bakal tetap membuat tutorial ini, kok. Nah, respons Bunsist sekalian ini menjadi penyemangat untuk saya. 😊


Sebelum menuju ke tutorialnya, saya mau minta maaf dulu kalau gambar-gambarnya pecah/kurang jelas. Kamera hape biasa ini, malam hari (saya begadang semalam setelah si bocil KO pukul 11 malam demi membuat tutorial ini, meski baru bisa menulis siang hari), dan tanpa flash. Nggak apa-apa, ya, yang penting pesannya tersampaikan. 😅

Oh, ya, barangkali ada di antara Bunda dan Sista yang penasaran dan bertanya-tanya:
1. Kok tutorialnya dikasih gratis? Padahal, di luar sana banyak, lho, yang unt…

[WRITING] TEKNIK MENULIS SHOW DON'T TELL (DILENGKAPI CONTOH)

[RANDOM TALK] MENULIS DENGAN TANGAN KIRI, SALAHKAH? ORANG KIDAL PUN MEMILIKI KELEBIHAN!

[WRITING] PROSA UNGU YANG MENDAYU (PENGERTIAN DAN CONTOH)

Assalamualaikum~
Salam sejahtera dan Rahayu~

Sebelum memasuki bahasan pokok, saya mau bilang bahwa judul itu hanya soal rima, ya. Kata "mendayu" berkaitan dengan suara senandung sayup-sayup, jadi sebenarnya enggak terlalu cocok kalau disandingkan dengan prosa ungu yang lekat dengan kata-kata. Hehehe 😁

Nah, pernahkah kalian mendengar tentang purple prose atau prosa ungu?

Pernahkah kalian membaca cerpen atau novel yang penulisannya boros, berbunga-bunga, diksi penuh metafora, dan secara umum berlebihan? Itulah yang disebut prosa ungu. Nah, kalau misalnya bagian yang berbunga-bunga ini hanya terletak di satu atau beberapa bagian saja dari keseluruhan cerita, bagian yang memuat metafora dan diksi berbunga-bunga ini disebut purple patches atau purple passages.

Dikutip dari Urban Dictionary, prosa ungu adalah tulisan yang penulis gunakan dengan sangat berbunga, deskriptif, dengan kata-kata yang tidak perlu. Kata-kata (atau deskripsi) tersebut tidak menambah cerita dan biasanya d…

[WRITING] 7 JENIS PARAGRAF PEMBUKA CERITA YANG MENARIK PEMBACA (DENGAN CONTOH)

Hallo there~

Kita berjumpa lagi~ 😃
Kali ini kita membahas tentang pembukaan sebuah cerita. 😃
Kalian tahu, paragraf pertama sebuah cerita ibaratnya display pada jendela toko. Bagaimana membuat display yang menarik sehingga pelintas (calon pembaca) berhenti dan membaca tulisan kita?
Nah, tanpa banyak basa-basi, langsung saja kita bahas satu per satu. 😊

Ada 7 jenis paragraf pembuka cerita yang mampu menarik pembaca dalam sekali pandang, yaitu:
1. Cerita dibuka dengan sebuah action/kejadian. Perempuan itu datang saat matahari terbenam. Langit menggelap dengan semburat jingga di ufuk barat. Angin bertiup pelan dan burung-burung kembali ke sarang. Di punggungnya, seorang bocah laki-laki tertidur dengan kedua lengan erat memeluk leher perempuan itu. 2. Cerita dibuka dengan mengenalkan salah satu tokoh/karakter yang ada dalam cerita. Saat berusia sembilan tahun, adikku Maya memenangkan sebuah perlombaan melukis. Dia memang berbakat dalam melukis. Hingga sekarang di usianya yang enam belas tah…